Minggu, 23 April 2017

Tips sebelum anda gestun

NASEHAT SEBELUM MELAKUKAN GESTUN
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya , gestun itu sendiri memang memiliki banyak sekali keuntungan JIKA kita sebagai pengguna kartu kredit bisa memilah-milah dengan bijak dalam penggunaannya, bukannya tidak mungkin keuntungan yang harusnya didapatkan bisa menjadi beban hutang yang baru yang akan terus membengkak jika penggunanya terjebak dalam pemborosan.
Harus diakui masih banyak orang yang menganggap kartu kredit sebagai solusi untuk berhutang, ketimbang sebagai alat pembayaran. Padahal pengunaan kartu kredit secara bijak bisa menguntungkan karena banyak promo menarik yang bisa Anda nikmati. Dan ingatlah bahwa kartu kredit merupakan alat pembayaran, bukan alat untuk berhutang.
Berikut adalah beberapa tips dan saran sebelum anda ingin melakukan gestun:
1.MENETAPKAN DAN MERENCANAKAN PENGGUNAAN DANA GESTUN
Banyak orang hancur hidupnya akibat tumpukan utang. Oleh karena itu, hindari gestun untuk hal yang tidak penting dan kurangi pemakaian kartu kredit. Sebelum memutuskan untuk gestun, segera susun rencana pelunasan secepat mungkin agar tak terjebak beban tagihan yang tak berujung. Dengan menetapkan dan merencanakan penggunaan dana gestun ini dapat menghindarkan anda dari pemborosan .Gunakanlah dana gestun untuk keperluan yang menjadi skala prioritas anda.
2.KENALI KEMAMPUAN DIRI DAN KEUANGAN ANDA
Sebelum memutuskan untuk melakukan gestun ada baiknya anda menghitung terlebih dahulu skala keuangan anda dengan teliti. Segala kemudahan dalam bertransaksi dengan kartu kredit membuat kita seringkali lupa batas keuangan kita. Dengan mudah kita menggesekkan kartu kredit tanpa memikirkan berapa banyak uang yang masih kita miliki. Hal ini akan membuat utang kita tertumpuk terus menerus sampai jadi besar dan akhirnya sulit atau bahkan tidak mampu terbayar.Bila anda sudah yakin bahwa sudah memiliki kesanggupan dalam pembayarannya , barulah anda boleh dengan leluasa menggunakan kartu kredit tersebut.
3.MENGGUNAKAN UNTUK KEPENTINGAN USAHA DAN INVESTASI
Ide untuk mendapatkan dana dari gesek tunai akan terasa lebih bermanfaat jika digunakan salah satunya untuk kepentingan usaha atau berbisnis.Disaat anda kesulitan dalam pengembangan usaha atau terdesak gestun bisa menjadi solusi ,tidak melulu soal belanja.
4.MENGETAHUI TANGGAL JATUH TEMPO TAGIHAN ANDA
Jangan membiasakan diri menunda pembayaran tagihan , segera setelah menerima tagihan anda diharuskan untuk mengatur list pembayarannya , karna bank tidak mengenal kata toleransi jika sampai pada masa jatuh tempo anda masih belum bisa membayar tagihan kartu kredit anda.Biasanya bank tidak mau rugi , bila tanggal jatuh tempo jatuh pada hari libur maka anda diharuskan sudah melakukan pembayaran pada hari kerja terakhir sebelumnya.
Contoh: Jika tanggal jatuh tempo anda bulan ini ternyata jatuh pada hari Minggu 3-01-2016, maka anda diharuskan membayar terakhirnya adalah pada tanggal 1-01-2016 di hari Jumat (merupakan hari kerja bank terakhir sebelum tanggal 3-01-2016), dan bila anda melakukan pembayaran di ATM bank tersebut lewat dari hari jumat, maka jangan kaget kalau pada tagihan anda bulan berikutnya akan muncul biaya keterlambatan karena baru pembayaran anda baru akan diupdate oleh server bank pada hari Senin tanggal 4-01-2016.
5.KENALI BIAYA-BIAYA YANG TIMBUL AKIBAT KARTU KREDIT ANDA
Kenali biaya – biaya kartu kredit sebelum melakukan pembayaran ( sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya ) Sebisa mungkin tanyakan kepada call center credit card jika ada biaya-biaya yang tidak wajar. Hitung ulang semua biaya yang sudah dikeluarkan untuk kartu kredit tersebut. Jangan membayar banyak biaya yang sebenarnya bisa dihindari. Mengetahui sejak dini biaya-biaya ini maka akan membuat Anda jelas dan lebih bijaksana dalam menggunakan kartu kredit.
Intinya transaksi gestun boleh anda lakukan jika anda memang membutuhkannya dan mempunyai solusi pembayarannya sebelum jatuh tempo.Gestun ini bisa merupakan salah satu solusi dari masalah anda sehari-hari jika dipergunakan secara baik dan benar.


  • kunjungi web kami: gestunboss.com / gestunboos.com

Simulasi pelunasan

Jika kartu kredit Anda sudah over limit, lembaga tarik tunai tersebut akan membantu menalangi pembayaran tagihan kartu kredit Anda yang tertunggak.
Untuk membantu mempermudah pemahaman Anda mungkin akan dijelaskan sedikit contoh simulasi perhitungan seperti dibawah ini :
Ringkasan data tagihan bulan terakhir kartu kredit
Description
Amount
Total Tagihan
Rp. 15.600.000,-
Limit Kartu
Rp. 15.000.000,-
Minimum Pembayaran
Rp. 5.100.000,-
Secara normal jumlah minimum pembayaran cicilan kartu kredit adalah sebesar 10% dari nilai pinjaman, namun karena kita sudah menunggak lebih kurang tiga bulan maka jumlah minimum pembayaran diakumulasikan lebih kurang sebesar Rp. 5.100.000,-
Mengingat penghasilan bulanan kita pas-pasan dan nilainya tidak jauh dari angka UMR maka pembayaran kartu kredit otomatis tidak akan pernah terealisasi, disamping itu selain dikenakan bunga pinjaman, yang paling menggenaskan justru kita dikenakan biaya bulanan lainnya senilai lebih kurang Rp. 225.000,- dengan rincian sebagai berikut :
Biaya keterlambatan pembayaran : Rp. 150.000,-
Biaya Over Limit Fee : Rp. 75.000,-
Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut pasti akan sangat memusingkan kepala Anda.
Catatan: Besaran jumlah beban bisa berbeda tergantung kebijakan dari Bank yang menerbitkan kartu kredit.
Dengan menggunakan jasa Gestun skema transaksinya adalah sebagai berikut :
JASA GESTUN akan menalangi total minimum angsuran Anda sebesar Rp. 5.100.000,- ;
Setelah dana di transfer ke rekening Bank penerbit, otomatis jumlah tagihan Anda akan berkurang atau menjadi senilai Rp. 10.500.000,- ;
Dengan adanya pembayaran ini maka sisa plafon kartu kredit Anda menjadi Rp. 4.500.000,- (Rp. 15.000.000 – Rp. 10.500.000,-) ;
Dana sisa plafon ditarik kembali oleh JASA GESTUN; dan saldo tagihan Anda kembali menjadi Rp. 15.000.000,- (Maksimal limit) ;
Beban jasa administrasi/fee sebesar 2%(RATE ini hanya contoh) dari nilai dana talangan; atau sebesar Rp. 102.000,-
Jadi dana yang perlu Anda siapkan untuk menyelesaikan tunggakan kartu kredit Anda adalah sebagai berikut:
Description
Amount
Pinjaman Dana Talangan
Rp. 5.100.000,-
Pengembalian Dana Talangan
Rp. 4.500.000,-
Saldo Pinjaman
Rp. 600.000,-
Biaya Administrasi
Rp. 102.000,-
Total Dana Penyelesaian
Rp. 702.000,-
Dengan hanya bermodal sebesar Rp. 702.000,- Anda sudah bisa menyelesaikan pembayaran kartu kredit yang sudah 3 bulan tertunggak, hal ini bisa membuat Anda bisa hidup tenang kembali, terutama catatan BI Checking Anda akan kembali normal tanpa tunggakan.
Kalau dilihat simulasi perhitungan diatas maka beban yang Anda keluarkan hanya sebesar Rp. 102.000,- sedangkan nilai yang Anda keluarkan sejumlah Rp. 600.000,- merupakan cicilan hutang kartu kredit Anda. (saldo pinjaman kartu kredit Anda semula adalah Rp. 15.600.000,- menjadi Rp. 15.000.000,-).
Catatan :
Usahakan nilai pembayaran dibawah limit kartu kredit, untuk ilustrasi perhitungan diatas nilainya dibawah 15.000.000,- hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jangan sampai Anda kena beban karena kartu kredit Anda over limit kembali.
Cara ini bisa ditempuh dengan syarat kartu kredit Anda belum diblokir oleh Bank penerbit.

kunjungi web kami: gestunboss.com / gestunboos.com

Gesek tunai palem



KABAR GESTUN

Kabar Gestun



Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan membatalkan niat untuk mengintip transaksi dalam kartu kredit nasabah perbankan. Padahal rencana tersebut sudha bergulir sejak beberapa waktu yang lalu.
Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi memandang, data transaksi yang ada di dalam kartu kredit tidak akurat untuk menghitung potensi kewajiban membayar pajak dari wajib pajak perorangan.
“Kartu kredit itu bukan potensi yang sebenarnya. Inget ya kartu kredit itu nasabah peminjam bukan penyimpan. Jadi enggak akurat. Saya enggak perlu,” tuturnya di Kanwil LTO Ditjen Pajak Sudirman, Jakarta, Jumat (31/3/2017).
Ken juga mengaku telah mengirimkan surat pemberitahuan terkait pembatalan penarikan data transaksi kartu kredit nasabah ke seluruh perbangkan dan lembaga penyelenggara kartu kredit. Sebelumnya Ditjen Pajak memang telah mengirimkan surat melalui Direktur Teknologi dan Informasi Perpajakan pada 23 Maret 2017 untuk meminta penyampaian data kartu kredit perbankan.
“Saya hentikan karena tidak akurat, malah bikin masalah nanti,” imbuhnya.
Dirinya juga khawatir, upaya untuk mengintip data transaksi kartu kredit justru akan menimbulkan masalah. Masyarakat dikhawatirkan akan resah jika data kartu kreditnya diintip.
Meski data kartu kredit dianggap tak bermanfaat, sambil becanda Ken justru mengimbau masyarakat agar terus menggunakan kartu kredit. Sebab dengan begitu pemasukan dari PPn akan meningkat.
“Kartu kredit apa sih, orang utang kok. Tapi memang mencerminkan daya beli. Menurut saya masyarakat gunakan kartu kredit sebanyak mungkin biar PPn saya naik,” kelakarnya. (mkj/mkj)

kunjungi web kami: gestunboss.com / gestunboos.com